Selamat datang di Pulau Hainan.
 
Tempat dimana kamu dapat mencicipi aroma Hawai yang aduhai. Tempat dimana kamu dapat menghirup udara tropis yang romantis. Tempat dimana kamu bisa melihat patung raksasa yang mengangkasa. Tempat dimana kamu tak usah risau mencari letak surau. Tempat dimana kamu tak usah kesal mencari makanan halal.
Di sini ada patung Dewi Kwan Im yang sangat tinggi. Deretan pantai indah jangan ditanya lagi, ada yang wujudnya bak Hawaii di sini. Ada pula sebuah desa yang suasananya mirip sekali dengan Bali. Ada juga sebuah pulau yang di dalamnya dihuni oleh kera. Kamu juga bisa menjumpai suku Miao dan Li yang mirip sekali dengan suku Dayak. Ada juga geopark global yang merupakan rumah bagi 40 gunung berapi yang sudah tidak aktif. Bagaimana dengan taman hutan hujan? Tentunya di sini ada juga. Tak hanya itu, masjid dan restoran halal pun ada di ini. Oya, ada juga pulau reklamasi dengan gedung pencakar langit yang di bangun di atasnya. 

Inilah Hainan, si Oriental Dubai yang ramah wisatawan muslim dengan citarasa Nusantara nan aduhai bak Hawaii.

***

sumber : www.chinasage.info
 
Jika mendengar kata ‘Hainan‘, apa yang terlintas di benak kalian?
Selama beberapa tahun ini, saya selalu mengaitkan Hainan dengan makanan yakni Nasi Ayam Hainan. Namun ternyata Hainan tak hanya terkenal akan kulinernya, tapi juga keelokan panorama alam dan budayanya yang memesona.
Sepertinya, tak banyak tempat di bumi ini yang mampu memadukan keindahan alam tropis, budaya dan kehebatan teknologi masa kini. Hainan, adalah salah satu dari sedikit tempat itu. Terletak di bagian paling selatan China yang berbatasan dengan Vietnam, Hainan merupakan satu-satunya pulau di China yang beriklim tropis. Jika membandingkan suhu Hainan dengan tiga negara administratif lain yang terpisah dari China daratan, Hainan tetap saja yang paling hangat di antara Taiwan, Hongkong dan Makau.

dilansir dari berbagai sumber | ijaah.com

Oleh karena kekayaan alamnya yang sangat indah, pemerintah China menetapkan Hainan sebagai pulau pariwisata Internasional pada tahun 2008. Maka pembenahan infrastruktur seperti bangunan dan bandara, juga sumber daya manusia dari tatanan pemerintahan tertinggi hingga ke pedesaan, sangat gencar dilakukan. Perbaikan teknologi pun menjadi prioritas yakni dengan menyediakan teknologi 4G. Bahkan kabarnya pemerintah China akan membuka akses ke platform media sosial (Facebook, Youtube, Twitter) di Hainan.

Upaya menjadikan Hainan sebagai pulau pariwisata telah membuahkan hasil. Kini, tak hanya wisatawan lokal yang mengunjungi Hainan, tapi juga wisatawan asing dari berbagai negara. Salah satu program untuk menggaet turis asing adalah program subsidi wisata dari pemerintah pusat one belt one road yang menjadikan perjalanan wisata ke Hainan relatif lebih murah. Selain itu, Hainan memberlakukan bebas visa bagi 59 negara, termasuk Indonesia, dengan masa kunjungan selama maksimal 30 hari (tidak ada Kamboja, Vietnam, Laos dan negara-negara di  Afrika dalam daftar tersebut). Kebijakan ini semakin menjadikan Hainan populer di kalangan wisatawan, baik untuk berwisata maupun transit sebelum melanjutkan perjalanan menuju China daratan.

Is there where Hawaii meets Dubai with Indonesian taste?

 
Ya, ini adalah kesan pertama yang aku dapat saat membaca semua hal tentang Hainan. Sebab pulau indah ini tak hanya memiliki panorama alam menyerupai Hawaii, namun juga terdapat pulau reklamasi dengan bangunan mewah yang dibangun di atasnya. Kemudian ada pula Desa Bali di Xin Long yang menyuguhkan semua hal tentang Bali, dari mulai arsitektur, seni, tarian, hingga kekayaan alam.
Bagi wisatawan muslim, Hainan adalah tempat yang tepat untuk berwisata tanpa perlu rasa khawatir mencari makanan halal maupun beribadah. Sebab ada satu masjid di ibu kota Hainan, Haikou, juga enam masjid dan restoran halal di kota pariwisata, Sanya. Bahkan ada desa suku Hui di Sanya yang penduduknya menjalankan Islam dengan taat, sehingga turis akan banyak menemui penduduk yang mengenakan hijab atau berpeci putih.

Keseriusan pemerintah dalam memoles Hainan menjadi pulau pariwisata telah merubah banyak stigma Hainan yang dulunya merupakan pulau tahanan politik. Siapa sangka, pulau yang selama ratusan tahun digunakan sebagai tempat pengasingan ini telah berubah menjadi pulau cantik yang dituju banyak wisatawan. Bahkan pada tahun 2018, Hainan menjadi lokasi penyelenggaraan Miss World 2018.

Kini, semua mata tertuju pada Hainan. Indonesia patut belajar banyak dari keberhasilan pulau tropis ini dalam memoles diri. Lalu, seperti apakah keindahan pulau yang dijuluki Hawaii of China dan Oriental Dubai ini?

Yuk kita kenalan lebih dekat dengan Hainan!

1. Pantai dan Teluk
 
Pantai di Sanya | sumber : unsplash
Yalong Bay (Asian Dragon Bay) adalah salah satu dari tiga daerah wisata pantai tropis paling populer di Sanya Hainan bersama dengan Dadong Sea dan Sanya Bay. Ketiganya adalah tempat yang ideal untuk berlibur dan bersantai di kota Sanya, Hainan.

Yalong Bay, teluk sepanjang 7 km ini digadang-gadang menyerupai Hawaii di Florida, Amerika Serikat. Teluk Yalong menawarkan lima elemen penting dari pariwisata modern yakni laut, pasir, sinar matahari, tanaman hijau subur dan udara segar. Pemandangan di sepanjang teluk ini sangat indah, karena lihat saja, gradasi biru laut yang sempurna, berpadu cantik dengan pasir putih, perbukitan yang tak berujung dan rimbunnya pohon kelapa.

Selain itu, Teluk Yalong merupakan rumah bagi beberapa terumbu karang dan ikan tropis dari berbagai jenis, warna dan bentuk. Air laut yang tenang dan jernih, memungkinkan pengunjung untuk melihat pemandangan bawah laut hingga 10 meter (33 kaki) dari permukaan. Kemudian di sepanjang bibir pantai terdapat resot-resot mewah seperti Ritz Carlton yang ideal untuk penyelenggaraan konferensi atau kontes bertaraf Internasional. Recommended place!


Dadong Sea terletak di antara Bukit Tuwei dan Bukit Luhuitou dan merupakan area pemandangan terbuka gratis pertama di Sanya. Di teluk yang berbentuk bulan sabit ini, wisatawan dapat berjemur santai, mendengarkan suara ombak, mengumpulkan kerang, membangun istana pasir di pantai, berselancar, parasailing atau menyelam ke air yang dalam.

Sanya Bay adalah teluk yang memiliki garis pantai terpanjang yakni 20 kilometer. Meski panorama laut Teluk Sanya tidak seindah Yalong Bay dan Dadong Sea, berenang di teluk ini dirasa lebih aman karena air laut yang lebih tenang. Selain itu, wisatawan dapat merasakan kehidupan lokal di sana dan melihat matahari terbenam. Biaya makan dan akomodasi di teluk ini lebih rendah dibandingkan dengan di dua teluk lainnya, terutama di Yalong Bay.
Tianya Haijiao | sumber : www.tropicalhainan.com
Tianya Haijiao (edge of the sky, rim of the sea) memiliki ciri khas yang unik yakni adanya bebatuan di pinggir pantai. Uniknya batuan di kawasan ini menjadi gambar belakang mata uang kertas 2 yuan. Menurut legenda, bebatuan ini adalah penjelmaan dua gadis peri yang membangkang pada dewa. Mulanya, dua peri itu melindungi para nelayan dari amukan badai dengan merubah diri mereka menjadi dua batu besar. Namun dewa marah dan menyuruh keduanya kembali ke surga. Oleh sebab kedua peri itu menolak, dewa pun membelah mereka.
Masih ada banyak teluk lain di sekitar Sanya dan kota lain seperti Haitang Bay (ada banyak resot mewah seperti Atlantis dll), Baifu Bay, Houhai Bay, Ri Yue Bay, Shimei Bay dan lainnya.

2. Pulau tropis
 
sumber : tripadvisor
Hainan memiliki beberapa pulau kecil yang juga memiliki keindahan bahari yang sangat memukai. Salah satunya adalah Wuzhizhou Island di Haitang Bay yang terkenal dengan keindahan terumbu karang dan habitat laut tropis lainnya. Di pulau ini, wisatawan dapat melakukan ragam olahraga air seperti scuba divinggliding, surfing, canoeing, swimming dan snorkeling.
 
Adapula Monkey Island yang merupakan cagar alam tropis untuk hewan yang dilindungi di China, yakni macaque atau kera. Ada lebih dari 1.500 kera di pulau yang dipenuhi dengan pohon, tanaman, buah dan gua ini. Di pulau yang merupakan surga bagi kera ini, wisatawan dapat bermain bersama kera, tentunya ditemani oleh pemandu wisata yang ramah dan berseragam.

Sedangkan di Boundary Island, wisatawan dapat melihat keindahan alam tropis dan juga bawah laut karena di pulau ini terdapat akuarium yang sangat besar sehingga wisatawan dapat melihat ragam hewan laut seperti lumba-lumba, hiu, singa laut dan sebagainya.

3. Hutan Hujan

Yanoda Rainforest | sumber : bestofsanya.com
Yanoda Rainforest Cultural Tourism Zone adalah hutan hujan tropis di Hainan dengan keindahan alam berupa air terjun, lembah, spa alami, mata air dan ragam tanaman yang memanjakan mata. Yanoda Rainforest adalah tempat yang tempat bagi wisatawan yang ingin menghirup udara segar, trekking ataupun camping. Para wisatawan dapat mengarungi sungai dengan sandal jerami, menaklukan rintangan yang ada di dalamnya dan mendaki air terjun setinggi 20 kaki. Yanoda sendiri berarti ‘halo’ dalam bahasa lokal yang menggambarkan kebahagiaan serta keramahan masyarakat setempat.

4. Gunung Berapi

Leiqiong Global Geopark | sumber : globalgeopark.org
Leiqiong Global Geopark adalah taman geologi global yang terdaftar oleh UNESCO pada tahun 2006 dan merupakan rumah bagi sekitar 40 gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi. Bagian tengah Leiqong adalah Fengluling (Gunung Tungku) dengan puncak setinggi 222 meter yang terakhir meletus 8.000 tahun yang lalu. Turis dapat menaiki tangga untuk mencapai tepi kawahnya untuk melihat pemandangan Haikou dari ketinggian.

5. Kebun Binatang

Liger | sumber : www.explorehainan.com
Hainan Tropical Wildlife Zoo terletak di tepi danau Dong Shan Hu sekitar 27 km dari Haikou. Kebun binatang ini memiliki lebih dari 4.000 hewan dari 200 spesies berbeda yang ada di berbagai penjuru dunia, bahkan beberapa di antaranya cukup langka seperti hainan macaque atau kera Hainan. Selain itu, Hainan Tropical Wildlife Zoo adalah rumah bagi Tigon (persilangan antara harimau jantan dan singa betina) dan Liger (persilangan antara singa jantan dan harimau betina).
 
Hainan juga memiliki beberapa taman nasional seperti Xinglong Tropical Botanical GardenDongtian Park dan Jianfeng Ling yang terkenal akan Tian Chi atau yang sering disebut sebagai Danau Surga. Ada pula 34 sumber titik air panas yang banyak mengandung mineral yang mampu mengobati berbagai penyakit dan memelihara kesehatan kulit. 
 
 
 
1. Binglanggu Li & Miao Cultural Heritage Park / Yetian Minority Nationality Village
 
Binglanggu | sumber : tribuntravel.com

Taman warisan budaya ini adalah rumah bagi anggota suku minoritas Li dan Miao selama lebih dari 400 tahun. Beberapa penduduk masih tinggal di rumah panggung yang beratapkan jerami. Kehidupan kedua suku ini mirip dengan suku Dayak di Kalimantan sebab mereka bercocok tanam, berladang, memelihara ternak dan bertato. Selain menyambangi tiga desa (Cultural Heritage Village, Ganza Li Village dan Miao Village), wisatawan dapat melihat pertunjukan budaya yang disajikan oleh ratusan orang.

 
2. Desa Bali
 
sumber : his-travel.co.id

Selain iklimnya yang sama dengan Indonesia, Hainan memiliki tempat wisata yang menyerupai Bali yakni Desa Bali di Kabupaten Xin Long. Di desa ini, turis asal Indonesia akan merasa berada di tanah air sebab setiap jengkal suasananya mengingatkan akan pedesaan di Bali, seperti adanya candi bentar, lukisan khas Bali, pepohonan, tanaman khas Indonesia dan lainnya. Uniknya lagi, para wisatawan akan diajak untuk belajar membuat kue semprong dan melihat atraksi kesenian tari dari berbagai penjuru nusantara.

Pada tahun 60-an, Desa Bali ini dijadikan tempat penampungan warga China dari negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia. Sehingga mereka yang datang dari Indonesia, membawa serta budaya Nusantara dan mengubah tempat tersebut menjadi serba Bali. Hingga saat ini, penduduk Desa Bali masih ada yang fasih berbahasa Indonesia.

3. Luhuitou Penninsula

Patung yang juga dijuluki a deer looking back ini terletak di Bukit Luhuitou. Ada kisah romantis di balik patung rusa ini. Alkisah ada seorang pemburu yang mengejar rusa hingga ke ujung tebing Luhuitou. Sesaat sebelum ia memanah rusa tersebut, ternyata hewan itu berubah menjadi sosok wanita yang sangat cantik. Mereka akhirnya jatuh cinta dan hidup bersama.
4. Nanshan Culture Tourism Zone dan Nanshan Temple
 
Patung Dewi Kwan Im | sumber : unsplash

Nanshan Culture Tourism Zone yang terletak 40 km dari kota Sanya ini terbagi atas tiga kawasan, yakni Buddism Culture Park, Blessing and Longevity Park dan Hainan Custom Culture Park. Di dalam kawasan Buddism Culture Park, pengunjung dapat mengunjungi Nanshan Temple dan melihat kegagahan patung Guan Yin (Kwan Im) yang terbuat dari emas dan perak setinggi 108 meter. Tentunya, patung ini telah menjadi landmark Hainan, maka berswafoto di tempat ini menjadi sebuah keharusan.

5. Feng Xiao Gang Movie Town

sumber : ehainan.gov.cn

Disebut juga sebagai Movie Town Haikou, tempat ini adalah studio film besar yang di dalamnya terdapat banyak bangunan dengan aya arsitektur China pada jaman 1940-an sehingga wisatawan dapat merasakan suasana tempo dulu ala China. Di tempat ini, ada pula Avenue of Stars yang menampilkan cap telapak tangan dari selebriti lokal dan internasional seperti Jackie Chan dan lainnya.

Pulau Phoenix
Tak cukup dengan membenahi keindahan alam dan budaya di Hainan, pemerintah China berupaya keras untuk menonjolkan sisi modernitas Hainan dengan pembangunan resort mewah di sepanjang teluk di Sanya, juga pembuatan pulau reklamasi bernama Phoenix Island yang di atasnya dibangun resort yang juga mewah, salah satunya adalah Giant Tree Hotel.

sumber : cnn.com

Keunikan dan kemewahan yang dimiliki Phoenix Island, membuat pulau buatan ini dijuluki Oriental Dubai. Turis dapat melihat keindahan Phoenix Island dan juga keindahan kota Sanya lainnya dengan menaiki Cable Car.

Masjid Selatan Sanya | sumber : travelklik.com
Hainan adalah tujuan wisata yang ramah bagi wisatawan muslim. Lihat saja, ada satu masjid di Haikou dan enam masjid di Sanya sehingga wisatawan muslim tak perlu khawatir mencari tempat sholat. Masjid Selatan Sanya yang berlokasi di Jl. Nansi Xiang adalah masjid terbesar di Sanya dengan luas 19 meter dan memiliki gaya arsitektur campuran Arab klasik dan China tradisional. Masjid yang memiliki catatan sejarah selama lebih dari 800 tahun ini menjadi masjid tertua di Sanya.
Masjid Selatan Sanya pernah dihancurkan pada masa revolusi kebudayaan (1966-1976) dan mengalami renovasi besar di situs aslinya pada tahun 1978. Kemudian dari tahun 2013 hingga 2017, masjid ini kembali direnovasi dengan bantuan dana dari umat muslim di China, komunitas sosial dan organisasi lain. Kini Masjid Selatan Sanya kembali tegak berdiri dan memiliki tiga lantai. Lantai pertama untuk wudhu dan parkir, lantai kedua untuk jama’ah laki-laki dan lantai tiga untuk jama’ah perempuan.
Resto halal dengan wanita berjilbab di Sanya | Sumber : Kompas Travel

Di sekitar masjid terdapat restoran halal, mini market dan pasar tradisional yang menyajikan kebutuhan halal sehari-hari. Selain itu, wisatawan juga dapat melihat kehidupan penduduk muslim suku Hui yang pemukimannya berada di sekitar Masjid Selatan Sanya. Maka tak heran di sepanjang jalan di Sanya, dapat dengan mudah kita temukan wanita berhijab dan lelaki berpeci putih.

Suku muslim Hui banyak bermukim di daerah Huihui dan Huixin dengan populasi sekitar 10.000 orang. Muslim Hui sering disebut juga Utsuls (Muslim Chams/Champa) karena nenek moyang mereka berasal dari Kerajaan Champa di Vietnam.
Wenchang Chicken | source : telegraph.co.uk

Kuliner Hainan tak hanya Hainanese Chicken Rice. Ada banyak kuliner lain yang patut dicoba saat berada di Hainan, seperti Wenchang Chicken (ayam yang direbus lalu diiris tipis dan dimakan dengan ragam jenis saus), Hele Crab (kepiting yang dimakan dengan saus jahe dan cuka), Dongshan Lamb atau Mutton, Jiaji Duck, Steamed AbaloneHainan Hot Pot atau Dabianlu (menyajikan sayuran dan seafood yang dimasak di atas meja) dan Rice Noodle (street food populer di Hainan).

Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa berwisata ke Hainan?

Ada banyak cara tentu saja, bisa dengan solo traveling, backpacker atau wisata bersama travel agent. Saya sendiri sudah mencoba semua hal tersebut dan menyenangkan tentu saja. Namun jika kita akan berwisata bersama agen perjalanan, tentu kita harus memilih yang kredibel dan berpengalaman.

 
Setelah mencoba berselancar di dunia maya dan mengetik Paket Tour ke Hainan, saya menemukan perjalanan wisata bersama HIS Travel. Saya tersenyum, HIS adalah agen perjalanan internasional, sudah barang tentu punya paket wisata ini. Hebatnya lagi, HIS menawarkan 3 paket perjalanan ke Hainan yakni Hot Hainan, Hainan Harmony dan Hainan Harmony + Macau.
Saya sendiri tertarik dengan paket wisata Hot Hainan karena harganya sangat affordable, durasi perjalanannya 6 hari 4 malam dan itenerary-nya sudah tersusun dengan jelas (sama seperti kedua paket tur lainnya). Iternerary Hot Hainan adalah sebagai berikut :
Hari 1 (JAKARTA – HAIKOU) : Berangkat dari Jakarta menuju Haikou. Setibanya di Haikou, kita akan langsung diantar menuju hotel untuk istirahat
Hari 2 (HAIKOU – QIONGHAI – SANYA) : Menggunakan Bullet Train menuju Qionghai. Berkunjung ke Da Dong Sea, Yalong Bay, Fish Oil, Phoenix Valley (termasuk cable car), The Crown of Beauty and Giant Tree Hotel
Hari 3 (SANYA – XINGLONG) : Berkunjung ke Nanshan Buddhist Culture dan Tourism Garden
Hari 4 (XINGLONG – LINGSHUI) : Wisata ke Desa Bali, Bao Shu Tang Shop dan Ye Tian Minority Village
Hari 5 (LINGSHUI – HAIKOU) : Feng Xiao Gang Movie Town (1942 Street), Mission Hills New Town, Jalan Kuno Arcade Street
Hari 6 (HAIKOU – JAKARTA) : Kembali ke tanah air
Lihat, lengkap sekali bukan?
Melakukan Hainan Tour bersama HIS Travel akan lebih aman karena memiliki jaringan yang global. Selain itu, produk yang ditawarkan pun beragam dan kantor cabangnya ada dimana-mana. Berkantor pusat di Tokyo, HIS Travel sangat unggul dalam perjalanan ke Jepang. Bahkan HIS Indonesia menerima pelayanan JR Pass. Jadi, untuk kalian yang akan memesan paket tur ke Jepang, Hainan Tour, Paket Tur China atau tempat lainnya, HIS adalah jawabannya.

Jadi, siap pergi ke Hainan bersama HIS Travel?

Hainan memang Hawaii, tapi…
Liburan ke Hainan jauh lebih murah, ada citarasa Nusantara dan Dubai di dalamnya, juga yang tak kalah pentingnya adalah ramah wisatawan muslim. Bahkan kabarnya, pemerintah China akan memperbanyak fasilitas mushola dan resto halal di kawasan wisata. Menurut saya, Hainan memiliki ragam elemen pariwisata masa kini yang sangat lengkap dan mengkombinasikannya dengan begitu harmoni.

Kini, sudah saatnya kita berani menjelajahi Hainan, sudut China yang lain. Sebab ada banyak hal baik yang bisa kita dapat di Hainan, terlebih jika perjalanan wisata ke Hainan kita lakukan bersama HIS Travel. Jadi, kira-kira kapan kita ke Hainan? 🙂

***
Sumber :

https://www.travelchinaguide.com

https://www.tropicalhainan.com
https://www.tripadvisor.com
https://www.tribuntravel.com 
https://www.his-travel.co.id/blog
https://edition.cnn.com/travel
http://www.travelklik.com/2017/11/melihat-dari-dekat-masjid-selatan-sanya.html
https://www.travelchinaguide.com/attraction/hainan/sanya/tianya.html
 
 

You might also enjoy:

0 Comments

  1. Saya juga ingetnya Nasi Ayam Hainan, kirain bukan pulau.. Jadi tertarik banget nih main ke Hainan soalnya ada Chinanya, Hawaiinya, Dubainya dan Indonesianya… Semoga bisa ke Hainan aamiin. Tfs teh minta follback blog ya makasihhh

  2. Mbaaak, lengkap banget tulisannya, bener-bener bikin saya jadi pengen ke sana.

    Pas awal baca, ah masa iya ada citarasa Nusantara di Hainan? Ternyata, ada Desa Bali segala yaa.. Bener deh, penasaran banget pengen nyamperin ke sana langsung.

    Aku jadi pengen nyari peta, cari tau di mana tepatnya letak Hainan berada?

  3. Kalau lihat foto-foto tentang Hainan jadi pengen wisata kesana. Tak perlu jauh-jauh pergi ke Hawaii, cukup ke Hainan saja sudah dapat segalanya. Bikin refreshing menyenangkan. Apalagi ada konsep Desa Bali yang penataannya mirip pulau Bali, tentu membuat kita orang Indonesia serasa berada di negara sendiri saat berkunjung ke Hainan.

  4. Deuh, hidden germs banget kayaknya ya, tempat-tempat tersebut. Saya kira China itu sangat urban setiap kotanya. Ternyata masih punya wisata alam yang patut dikunjungi.

  5. baca Hainan jadi ingat jaman MPASI suka bikinin nasih hainan untuk anak-anak hihihi. Sepertinya saya kudet baru tau pulau Hainan dari sini 😀 bagus sekali pemandangan pantai di sana, gak kalah sama Hawai 😀

  6. Duh aku ternganga baca tulisan ini. Bagi yang muslim tapi tidak mau repot berwisata dan beribadah pada waktunya bisa ke Hainan ini ya. Cuss nabung dulu biar bisa ke Hainan..

  7. Paparamnya detail dan lengkap. Antara foto, infografhs, dan video. Tadi saya baca di netbook, pas ngetik komen malah mati listrik. Rajin banget PKN. Cuma, baca di ndtbook harus sabar geser bawah pakai tombol panah bawag. Soalnya tampilan template muka nyaris menghabiskan layar netbook yang 10, tak tahu napa di ponsel normal. Template dengan ukuran panjang untuk detail isi blog. Sudahlah. Lain kali saya baca di ponsel. Soal Hainan, saya tahuna nasi ayam saja. tak tahu ada kuliner halal lain. Dan sekarang sedang tren wisata halal, paket tour yang ditawarkan HIS Travel akan sangat membantuj pelancong muslim aga
    bisa berkunjung ke Hainan dengan nyaman dan tenang karena segala kebutuhan utama telah tersedia di sana. panoramanya indah. tak nyangka di China ada wilayah tropis seperti Hainan, benar-benar mirip Hawai.

  8. Keren ya bisa ada Desa Bali di Hainan. Menyenangkan ya jika ketika kita jalan-jalan ke Hainan bisa bertemu dengan orang-orang yang bisa berbahasa Indonesia seperti kita.
    Semoga ada rejeki bisa pergi ke Hainan bareng HIS Travel yaaa…

  9. Keren banget ya. Kayak tempat yang… segala tempat keren di dunia ada di sana. Mana buat kita yang muslim bisa ngerasa nyaman lagi wisata di sana. Yang aku dari tadi takjub itu ya keberadaan Desa Bali. Kok bisa gitu…

  10. Salah satu tantangan pergi ke luar negri adalah soal pemilihan makanan. Tapi kalau ada wisata dengan jaminan makanan halal seperti ini pastinya bikin semangat buat plesiran. Komplit banget deh infonya

  11. Jadi untuk berlibur ke Hainan ini kita gak perlu repot buat visa yaa, Mba?? Wahhh asyik banget nih. Dengan tempat seindah itu, Hainan pasti jadi destinasi wisata banyak turis nih 🙂

  12. Kalo belum punya dana yang cukup ke Hawaii, mending pilih ke Hainan dulu aja yaa, Mba. Toh pemandangannya juga gak kalah dari Hawaii, udah gitu di sana juga udah banyak tersedia makanan halal jadi sebagai muslim kita gak perlu was-was akan kehalalan makanan yang kita konsumsi 🙂

  13. Sisi lain negeri China yang mempesona dan memiliki ragam wisata yang siap untuk dijelajahi. Aku terpana melihat pantai-pantainya, karena emang suka sama wisata pantai. Di satu pulau aja terdapat beberapa macam destinasi wisata ya, sampai ada nama Desa Bali segala

  14. Seperti biasa artikel Ijaah cetar deh, detail banget, btw aku tahu Hainan itu dari drama korea yang aku tonton, tokohnya bertemu di Hainan, di drakor itu digambaekan hainan memang sangat cantik dengan pantainya yang indah

  15. Aamiin
    Makasih mba uniek ❤

    Dan ya, jadi hal yg menyenangkan tentu saja bisa bertemu dengan org Indonesia disana. Karena desa bali itu kabarnya milik org indonesia yg disewakan kepada pihak swasta

  16. Huaaa tempat wisatanya bagus-bagus semua, paling penasaran sama tropical wildlife zoo, pasti seru banget liat hewan-hewan liar dari dekat. penerbangannya juga nggak terlalu lama, cuma 5 jam. Semoga saya juga bisa main ke hainan 🙂

  17. Wow ada desa Bali di Hainan jadi asik banget. Soalnya sekarang tiket ke luar negeri lebih murah daripada dalam negeri jadi ke Hainan aja sekali mendayung dua pulau terlampaui. Satu lagi yang kece nih bebas visa jadi enggak perlu repot ngurus visa. Pakai HIS Travel oke juga mbak, semoga ada kesempatan ke sana ya.

  18. Banyak destinasi yang bagus ya, ikutan pengen ke sana dengan sejuta impian hehe… apalagi bakal banyak ide dari datang ke destinasi tersebut ya. Hawai emang kece tempat liburan.

  19. Memang pantas kalau Hainan disebut sebagai Hawaii-nya China, karena pemandangan di sana memang indah-indah ya…apalagi pantainya. Baguus!
    Dan ternyata di sana juga ada daerah yang mirip dengan Bali, jadi berasa ada di tanah air sendiri.

  20. Allhamdulillah ke Pulau Hainan kebutuhan makanan halal terjamin ya di sana, jadi gak usah lagi bekal2 rendang atau makanan lain dari Indonesia ya 🙂
    Bener banget kalau baca kata Hainan aku mikirinya ke makanan hihih, Ah bikin laper aja.
    Ternyata gak perlu visa ya kalau mau ke Hainan, baiklah mulai nabung siapa tau bisa ke sana juga aku.

  21. Ahahaha iya preferensi msg2 ya mba. Klo aku ingin ttp ke hainan karena alamnya yg tentu sgt indah dan memukau. Defini keindahan yg beda dari indonesia karena tiap tempat punya pesona msg2 🙂

    Oya jg untuk mengetahui jejak islam disana jg 🙂

  22. Melihat banyaknya spot dan tempat2 menarik lainnya di Hainan, saya yakin pariwisata di sana bakal rame pengunjung. Apalagi ada konsep wisata halal. Warga muslim pun tentu tertarik berkunjung disana. Terlebih ada desa Bali yang diciptakan menyerupai Bali sesungguhnya, pasti bikin wisatawan yang penasaran dg keindahan Bali bisa juga berwisata di Hainan. Keren.

  23. kereenn banget ya Hainan ini. jadi tahu tentang Hainan nih dari postingan Mbak.
    itu yang internet 4G mantul banget yaaahh, bisa internetan puas dan sosmed juga secara free, mantap betul daaah 🙂

  24. Masya Allah… Lengkap banget sih obyek wisata di Hainan. Semuanya indah dan menarik pula. Dari alamnya hingga kulinernya. Halal pula. Wah, destinasi wisata impian banget ini ya 🙂

  25. Bener, Asal denger Hainan, yang kebayang makanan.. Heheh..

    Mataku takjub banget sama foto gunung berapi, hijau bangettt. Desa balinya juga bikin kepo, apakah dialek penduduknya juga sama dengan di Bali? Kan khas ya Mba.. Hehe..

  26. Hainan gak kaya akan pemnadangan, fauna, tapi jg kulinernya oke ya mbak?
    Ooo jd kalau di Cina, rekomendasi buat wisatawan muslim kota ini ya? Enak donk ya, apalagi klu ke sana pakai travel kyk HIS bisa lbh mudah menemukan mana makanan halal dan gak TFS

  27. Hainan memang paket lengkap banget ya Mbak. Aku tertarik sama Leiqiong Global Geoparknya. Ya memang rada serem karena ada banyak gunung berapi. Tapi ya penasaran juga

  28. hainan yang aku tau adalah nasi ayam hainaaaannn.. bumbu minimalis yang rasanya maksimal abis.. yum yumm.. tapi asli aku batu tau fak-kata lain tentang Hainan dari blog mb.. hehehe. jadi pingin berkunjunggg. bahagia banget keluar negeri kalo nyari tempat ibadah gak susah dan nemu makanan hala pun gampang. surga dunia.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *