Kenangan telah membawa saya ke satu masa, saat dimana kakek tercinta masih ada di sisi. Sungguh menyenangkan namun sekaligus membawa haru dalam dada saat mengenang kebersamaan dengannya. Kakek harus berpulang oleh penyakit yang dibawanya sejak lama oleh karena penyakit degeneratif yang dibawanya sejak lama, diabetes.
Saya ingat bagaimana upaya keras kakek dalam menahan sakitnya, juga kesabaran ibu dalam merawat luka yang timbul karena kadar gula yang melebihi batas dalam tubuh. Tidak mudah dilakukan, tapi merawat luka diabetes adalah sebuah keharusan bagi penderita. Sebab acapkali luka itulah yang juga mengganggu proses penyembuhan.
Sungguh, diperlukan kesabaran yang penuh jika Anda merupakan penderita diabetes yang ingin menyembuhkan luka. Meski obat untuk mengobati luka pada pasien diabetes sudah banyak beredar, namun tetap saja proses pemulihan tidak semudah yang dibayangkan. Untuk itu, beberapa cara berikut perlu Anda lakukan agar luka penderita diabetes bisa sembuh lebih cepat. Namun sebelum membaca ulasan lengkapnya, Anda dapat mengunjungi laman informasi berikut ini ya www.guesehat.com/terapi-endovaskular-pengobatan-luka-diabetes-tanpa-diamputasi
 

Konsumsi Kunyit

Bagi para ibu yang gemar memasak, pastilah sudah tidak asing lagi dengan kunyit. Ya, kunyit merupakan salah satu bumbu dapur yang sering digunakan terutama jika ingin membuat nasi kuning. Tapi, tahukah Anda kalau kunyit juga punya peranan yang besar terhadap penderita diabetes yang ingin menyembuhkan lukanya?
Konsumsi kunyit menjadi satu hal yang dianjurkan bagi penderita diabetes. Sebab kunyit dipercaya mampu menurunkan gula darah secara perlahan dan mempercepat proses penyembuhan luka. Untuk mengolah kunyit menjadi obat diabetes juga tidak sulit, Anda hanya perlu mencuci bersih dan mengupas kunyit lalu memotong kunyit menjadi kecil. Setelah itu, rebus kunyit dengan tiga gelas air dan saring air rebusan tersebut setelah mendidih. Minumlah air rebusan tersebut secara rutin dan rasakan khasiatnya.
 

Ganti Perban Secara Rutin

 
Perban sangat membantu penderita diabetes saat memiliki luka, sebab perban berguna untuk menutupi luka dari kotoran dengan tanpa menghambat proses regenerasi kulit. Penggunaan perban menjadi hal yang wajib agar luka bisa lebih cepat sembuh.
 
Agar luka bisa terjaga kesehatannya dan proses penyembuhannya berjalan optimal, sebaiknya gantilah perban secara rutin dengan yang baru. Anda bisa mengganti perban setelah membersihkan luka bersamaan dengan proses penutupan luka. Gunakan juga salep antibiotik untuk membantu mempercepat proses regenerasi sel kulit pada area luka. Proses penggantian perban dapat Anda lakukan setiap harinya.
 
Menyembuhkan luka diabetes tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan diperlukan kesabaran mengingat kondisi tubuh yang tidak normal. Jika tidak dilakukan dengan benar, resiko amputasi salah satu bagian tubuh bisa saja terjadi. Untuk itu, bekali informasi seputar cara penyembuhan lainnya di ‘Cara Mengobati Pasien Diabetes’ di laman Gue Sehat. Anda juga dapat membeli ragam obat yang dibutuhkan untuk merawat luka diabetes seperti Hemolok Gel 15ml di Goapotik.
 
Akhir kata, semoga informasi ini bermanfaat ya!


Sumber foto : Shutterstock

 

You might also enjoy:

0 Comments

  1. Kenali juga diabetesnya tipe apa. Ibuku termasuk penderita diabetes kering. Setiap luka cepet keringnya, pernah nginjek beling seharian gak kerasa karena udah kebal. Huhu. Kalau inget diabetes suka inget ibu. Kangen..

  2. Makasih infonya ya Mbaa. Jadi teringat ke Alm. Paman yang meninggal karena Diabetes basahnya. Dari satu luka ke luka yang lain memang menjadi ujian tersendiri bagi yang merawatnya. Semoga kita dan Keluarga selalu disehatkan ya, Amiiin

  3. Dapet insight baru lagi teh soal diabetes. Baru tau kalau kunyit bisa jadi obat buat menyembuhkan luka orang yang kena diabetes. Jadi reminder buat aku teh biar selalu jaga kesehatan.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *