Sakura yang bermekaran di awal musim semi 2020 menjadi saksi atas rahmat Allah yang besar pada keluarga kami . Salman, anak lelaki kedua kami lahir ketika awal musim semi menyapa langit Yokohama. Rasa sakit ketika melahirkannya seketika saja sirna, oleh tangisan yang menggetarkan tubuh kecilnya yang gempal. Ini adalah kali pertama aku melahirkan di tanah perantauan. Meski pengalaman baru ini  terasa menyenangkan, ada satu hal yang agaknya menjadi pertanyaan besar kami. Tujuh hari lagi atau kelipatannya, kami harus menggadaikan, mencukur, dan memberi nama anak kami. Lantas, di negeri minoritas muslim ini, dimanakah tempat yang bisa meng-aqiqah-kan anak kami?

Aqiqah, Bentuk Syukur Atas Kelahiran Buah Hati

Dewasa ini, semakin banyak orang yang berbondong-bondong untuk meng-aqiqah-kan anaknya. Selain karena tingkat literasi seputar aqiqah yang membaik, angka pendapatan masyarakat dan akses mendapatkan jasa aqiqah pun semakin meningkat. Bentuk syukur atas perayaan lahir ini merupakan ajaran Baginda Rasulullah, yang tentunya perlu kita ikuti atas banyak kebaikan yang lahir dari aqiqah.

Secara definitif, aqiqah berarti menyembelih kambing atau domba sebagai tanda syukur atas kelahiran anak. Aqiqah merupakan hak seorang anak yang sunah ditunaikan orang tuanya. Hukum pelaksanaan aqiqah adalah sunah muakkad atau amat ditekankan pengerjaannya bagi muslim yang mampu dan memiliki kelapangan harta. Selain itu, disunahkan pula untuk mengolah daging aqiqah terlebih dahulu sebelum dibagikan.

Bila dijabarkan, kebaikan aqiqah itu amatlah banyak. Selain untuk menjaga anak dari marabahaya, aqiqah pun melahirkan rasa gembira bagi sesama. Bayangkan, nilai uang yang dikeluarkan untuk satu atau dua ekor kambing itu bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan paket nasi yang dibagi-bagikan kepada keluarga, tetangga, maupun fakir miskin. Menebar kebahagiaan dengan sejuta nutrisi yang terkandung dalam kambing dan lauk pauk lainnya, yang barangkali jarang bisa dinikmati oleh mereka yang papa. Untuk lebih jauhnya, sebaran daging aqiqah yang telah diolah ini secara tidak langsung telah berkontribusi untuk mengurangi angka stunting di Indonesia. Lihat, kebaikan aqiqah ini bukan hanya urusan personal, tapi sudah mencakup sosial masyarakat.

Oleh karenanya kita jadi semakin mengerti mengapa Baginda Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan aqiqah. Beliau mengatakan bahwa setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, digunduli rambutnya dan diberi nama.

Seperti yang dikutip dari konsultasisyariah.com, makna dari tergadaikan dengan aqiqah ini setidaknya ada tiga. Pertama, anak yang belum diaqiqahi dan meninggal sebelum baligh tidak dapat memberi syafaat bagi orang tuanya. Kedua, tergadaikan artinya jaminan keselamatan bagi anak dari segala marahabaya, atau bisa juga bermakna anak tidak bisa dinikmati secara sempurna tanpa ditebus dengan aqiqah. Ketiga, aqiqah adalah sarana membebaskan bayi dari kekangan setan, sehingga anak terhindar dari jalan keburukan. 

Waktu pelaksanaan aqiqah yang utama adalah hari ketujuh sejak kelahiran anak. Namun jika berhalangan, beberapa literatur hadits memperbolehkan orang tua untuk mengaqiqahkan anak di hari kelipatannya, yakni hari ke-14 atau ke-21. Bilamana anak sampai usia baligh tidak diaqiqahkan, anjuran aqiqah itu tidak jatuh lagi pada orang tuanya. Dengan demikian, bila anak sudah beranjak dewasa dan ingin mengaqiqahkan dirinya sendiri, beberapa ulama memperbolehkan. Pernyataan ini dinukil dari Hadits Riwayat Baihaqi yang mengatakan, “Nabi SAW menaqiqahi dirinya sendiri setelah ia diutus sebagai Nabi.”

Adapun hewan yang disyariatkan untuk aqiqah adalah kambing dan domba. Bagi anak laki-laki, disunahkan menjagal dua ekor kambing. Sementara anak perempuan satu ekor kambing saja. Ketentuan ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Daud, “Barang siapa yang ingin menyembelih untuk anaknya, maka hendaknya ia menyembelih untuknya. Untuk anak laki-laki dua kambing dan untuk anak perempuan seekor kambing.”

 

Tidak ada ketentuan jenis kelamin kambing untuk aqiqah. Untuk dapat memenuhi syarat aqiqah, baik kambing itu jantan maupun betina, harus dalam kondisi sehat. Selain itu, umur kambing sudah lebih dari satu tahun. Secara fisik, kambing tidak boleh dalam keadaan cacat (misal buta, telinga atau ekor terpotong), tidak pincang, tidak kurus, dan giginya tidak ompong. Setelah disembelih, daging kambing tersebut harus diolah dulu baru dibagikan kepada keluarga dan kerabat.

Bersamaan dengan aqiqah, disunahkan untuk memberi nama anak dan bersedekah seberat rambut anak yang dicukur. Biasanya berat ini dikonversikan berdasarkan nilai perak yang berlaku saat itu. Penjelasan ini berdasarkan keterangan yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad yang mengatakan, “Sesungguhnya Fatimah RA mencukur rambut Hasan dan Husain, dan bersedekah dengan perak seberat rambutnya.”

Barangkali banyak dari kita yang bertanya, mengapa aqiqah harus dengan kambing atau domba? Selain karena tentu saja mengikuti sunah Rasulullah, rupanya kambing mengandung sejuta nutrisi yang baik untuk tubuh. Kambing sangat kaya akan protein, tapi sedikit mengandung lemak. Oleh karenanya, kambing memiliki kalori lebih rendah dibanding daging merah lainnya. Karena kandungan proteinnya yang banyak, konsumsi kambing dapat memelihara kesehatan otot. Selain itu, kambing juga kaya akan zat besi sehingga dapat mencegah anemia.

Dengan kandungan gizi yang kaya, konsumsi daging kambing bisa berkontribusi untuk mengurangi angka stunting di Indonesia yang saat ini ada di angka 24,4%. Pemerintah sendiri menargetkan angka stunting turun sebesar 3% pada tahun 2022 ini. Yakinlah, dengan upaya keras dari setiap pihak, Indonesia mampu terbebas dari cengkraman stunting ini.

Sebagai masyarakat, kita bisa mengambil peran menurunkan angka stunting ini dengan banyak cara. Salah satunya dengan melaksanakan aqiqah. Bayangkan, jika saja sebaran daging aqiqah itu dibagikan pada kaum papa, bisa dipastikan angka kebutuhan gizi mereka akan cukup pada hari itu. Bayangkan pula bila sebaran daging sampai pada ibu hamil dan menyusui. Tentunya kualitas ASI yang dihasilkan akan kaya dengan protein yang mencukupi kebutuhan nutrisi anaknya. Begitupula jika diberikan kepada ayah ataupun anak dan remaja. Lihatlah, jika satu saja muslim yang mampu melaksanakan aqiqah, ada berapa puluh bahkan ratusan jiwa yang kebutuhan gizinya tertolong.

Dengan demikian, aqiqah tak hanya baik untuk individu, tapi untuk masyarakat juga negara.

Dari sisi ekonomi, aqiqah yang dalam pelaksanaannya melibatkan banyak pihak, secara tidak langsung menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Penyembelih mendapatkan rezeki, begitupula dengan mereka yang mengolah daging. Jalinan silaturahim pun semakin mengikat kuat, dengan gotong royong dan welas asih yang terkandung dalam aqiqah. Lihat, semuanya jadi ketiban rezeki lahir batin. Memang benar, tak ada satu perkara yang sia-sia bila kita menghidupkan sunah Nabi.

Dengan segala hikmah dan kebaikan yang lahir dari aqiqah, aku dan suami memutuskan untuk mengambil yang paling utama, yakni meng-aqiqah-kan anak kami di usianya yang ketujuh hari. Kami berharap dengan ikhtiar ini anak kami terjaga dan selalu berada dalam naungan-Nya. Meski hidup di negeri orang serba terbatas, kami yakin, aqiqah anak kami akan terus berjalan. Sembari berikhtiar mencari, kulangitkan doa kepada Allah agar niat baik untuk ini dapat tertunaikan.

Lahir di Jepang, Aqiqah di Indonesia

Tubuh mungil berbalut kimono itu nampak sedang tertidur pulas. Aku tersenyum, mengingat parasnya yang amat mirip dengan sang kakak yang terpaut usia 2 tahun. Belum ada nama yang kami berikan untuk bayi gempal ini, meski tentu saja sumbangan nama-nama indah sudah diberikan oleh kakek neneknya sejak ia masih dalam kandungan. Kami memutuskan untuk menentukan nama akhir ketika 7 hari usianya, bertepatan dengan waktu aqiqahnya.

Tentang aqiqah, kami mencoba untuk meminta bantuan keluarga di Indonesia untuk mencarikan kambing dan menggelar pengajian sederhana. Hanya saja Indonesia yang saat itu mulai terguncang COVID-19, membuat keluargaku di sana enggan berkumpul dengan siapapun, termasuk masak-masak dan pengajian. Oleh karenanya aku dan suami harus memikirkan opsi lain. Jangan sampai hanya karena COVID-19, aqiqah anak kami gagal.

Pencarian alternatif aqiqah itu akhirnya membuahkan hasil. Kakak iparku mengatakan bahwa ada baiknya aku memilih jasa katering aqiqah online. Tanpa berpikir panjang, aku menyetujui usulan itu dan meminta narahubungnya. Proses komunikasi berjalan lancar dan kami memilih paket nasi dari 2 kambing untuk anak lelaki kami.

Seingatku, hanya butuh waktu 3 hari sejak komunikasi awal hingga distribusi paket nasi. Keluargaku di Indonesia hanya tinggal memberikan paket tersebut kepada keluarga dan tetangga terdekat. Selain paket nasi, kami juga mendapat sertifikat aqiqah, gift, foto kambing sebelum disembelih, juga foto anak kami. Proses yang begitu cepat, efisien, dan terjangkau. Pilihan aqiqah online sangat cocok untuk keluarga perantau seperti kami.

Berbarengan dengan distribusi paket aqiqah, kami yang ada di Jepang menggelar pengajian sederhana di rumah. Yang hadir hanya aku, suami, dan mertua yang kebetulan sudah tiba di Jepang sebelum masa COVID-19 tiba. Suamiku lantas mencukur rambut anak kami dan memberikan nama untuknya.

“Bismillah. Mah, kita beri nama anak kita Salman Al-Fatih. Baba ingin ia seperti sosok Salman Al-Farisi yang cerdas, gigih, dan selalu mengikuti ajaran Rasulullah.”

Aku mengangguk tanda setuju. Salman, nama yang begitu indah. Diambil dari sosok cerdas di balik suksesnya Rasulullah melawan kafir Quraisy di Perang Khandaq yang terjadi belasan abad lalu. Sebagai orang tua tentunya kami berharap anak kami bisa meneladani spirit yang diajarkan Salman Al-Farisi. Kecerdasan, spiritual dan daya lenting yang tinggi. Bekal yang cukup baginya untuk mengarungi kehidupan ini.

Setelah prosesi cukur selesai, rambut yang terkumpul ditimbang dan dikonversikan ke harga perak yang berlaku saat itu. Alhamdulillah keseluruhan proses aqiqah sudah rampung, di hari ketujuh usia Salman.

Aqiqah online adalah buah kasih sayang Allah bagi keluarga perantau seperti kami. Kehadirannya memudahkanku dan suami untuk tetap menjalankan sunah Rasul meski hidup di negara minoritas muslim. Meski jarak memisahkan, kami masih bisa berbagi dengan saudara-saudara kami di Indonesia. Bayangkan jika tak ada aqiqah online, apalagi ketika COVID-19 menyapa. Bisa jadi aqiqah anak kami tertunda, sampai batas yang entah sampai kapan. 

Aqiqah Nurul Hayat, Solusi Aqiqah Keluarga Indonesia di Perantauan

Boneka kambing imut nan menggemaskan itu adalah Qiqo, yang tak lain adalah maskot dari pelopor aqiqah siap saji di Indonesia, Aqiqah Nurul Hayat. Nama yang tidak asing rasanya, oleh sebab kehadirannya yang sering wara-wiri di kanal media sosial artis. Baru-baru ini, Bunga Zainal yang merupakan mantan Puteri Indonesia bahkan mengaqiqahkan anaknya di Nurul Hayat.

Berdiri sejak tahun 2003, jasa aqiqah online ini sejatinya adalah unit usaha Pondok Pesantren Nurul Hayat. Setiap bulannya, Qiqo dan teman-teman di Aqiqah Nurul Hayat membantu ibadah aqiqah ummat lebih dari 3000 kambing dan terdistribusi hingga 60 kota di seluruh Indonesia. Dengan pencapaian ini, Aqiqah Nurul Hayat menjadi jasa aqiqah siap saji terbesar di Indonesia dan menjadi langganan masyarakat, tokoh, dan artis ternama di Indonesia.

Dari proses pemilihan hewan, penyembelihan, masak, dan distribusi, Aqiqah Nurul Hayat memenuhi sarat sahnya aqiqah. Selain itu, menu makanan di Nurul Hayat sudah tersertifikasi halal MUI dan dijamin kebersihannya sesuai standar yang diterapkan Departemen Kesehatan. Selain itu, aqiqah di Nurul Hayat pun bernilai sedekah sebab keuntungan penjualan digunakan untuk mendukung program dakwah dan sosial Nurul Hayat.

Aqiqah Nurul Hayat menyediakan 3 macam jenis olahan makanan, yakni paket kotakan (bento), paket non kotak, dan jasa katering. Bagiku dan suami, kami lebih cenderung memilih paket kotakan karena lebih efisien dan aman selama pandemi. Namun ketika pandemi usai dan acara perkumpulan diperbolehkan kembali, paket non kotakan bisa jadi pilihan. Untuk jasa katering, Nurul Hayat menerima jasa untuk tasyakuran, walimah, khitan, ulang tahun, tumpeng, atau katering harian. Ketika masa pandemi kemarin, Nurul Hayat memiliki program PPKM (Paket Praktis Kemasan Mantab) bagi yang sedang menjalani isoman dengan menu yang variatif dan bisa diambil 7 hari, 14 hari, atau 30 hari. Ketika Ramadan pun, Nurul Hayat menyediakan jasa katering harian. Masyaallah, Nurul Hayat ini memang pengertian sekali, ya!

 
Paket kotakan (bento)
Paket non kotakan (prasmanan)
Paket catering

Cara pemesanan aqiqah di Nurul Hayat bisa 3 macam, yakni melalu no WA center di 087853000101, melalui website di https://aqiqahnurulhayat.com/order, atau langsung menghubungi cabang Nurul Hayat yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk info cabang, silakan berkunjung di website Aqiqah Nurul Hayat. Lalu, setiap pembelian paket aqiqah, akan diberikan sertifikat, kartu ucapan, boneka Qiqo, serta video dokumentasi (untuk paket tertentu).

Jenis kambing yang disediakan Nurul Hayat ada dua tipe, yakni istimewa dan platinum. Tentunya harga yang ditawarkan berbeda. Selain aqiqah, Nurul Hayat pun menerima jasa qurban. Lihat, saking banyaknya jenis produk yang ditawarkan Nurul Hayat, tak heran jika banyak pelanggannya yang repeat order. Kalau sudah jatuh hati, jadi tidak mau berpaling, bukan?

Respon adminnya bagus kelihatan profesional. Lihat testimoni di internet bagus. Akhirnya puas sekali karena rasa masakannya enak, disukai tamu-tamu undangan. Aqiqah Anak kedua, lanjut Aqiqah istri tetap pakai layanan Aqiqah Nurul Hayat. Total tiga kali dan memuaskan semua”

Ricky Harun

Selain Ricky Harun, ada banyak lagi artis kenamaan lainnya yang mempercayakan aqiqah anaknya kepada Aqiqah Nurul Hayat dari mulai tokoh, artis ternama, hingga selebgram. Testimoni dari Aqiqah Nurul Hayat ini bernada seragam. Kata mereka, masakan Nurul Hayat enak dan tidak bau prengus. Selain itu, pelayanannya sangat ramah dan profesional

Artis-artis yang pernah aqiqah di Nurul Hayat:

Tak hanya menyoal promo aqiqah, di laman Instagram dan Facebook-nya, Aqiqah Nurul Hayat turut memberikan edukasi seputar aqiqah, keluarga, bayi, dan ibadah. Secara rutin, Aqiqah Nurul Hayat pun mengadakan webinar dengan mengundang pakar dan bisa diakses oleh masyarakat secara gratis. Tak hanya itu, sering pula ada mini game dan giveaway berhadiah menarik untuk peserta yang beruntung.

Nurul Hayat juga membuka peluang mitra bagi mereka yang ingin membuka usaha. Keuntungan menjadi mitra Nurul Hayat di antaranya adalah tidak perlu stok sehingga tidak repot, peluang besar karena kebutuhan masyarakat akan jasa katering selalu ada, brand Nurul Hayat yang sudah terkenal di masyarakat, full support CS, biaya menarik dan proses mudah, serta gratis tools marketing. Cara kerjanya sangat mudah. Mitra aqiqah hanya perlu mengumpulkan data pesanan, selebihnya pihak Nurul Hayat yang akan mengerjakan sampai paket diterima konsumen., 

Bagi yang berminat, silakan isi formulir pendaftaran di bit.ly/mitranh. Selanjutnya, pihak Nurul Hayat akan survey lokasi mitra sebelum akhirnya dilakukan perjanjian kontrak kerjasama.

Aqiqah Nurul Hayat Untuk Keluarga Indonesia

Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang jatuh pada 29 Juni 2022 lalu menjadi pengingat akan pentingnya fungsi keluarga. Di tahun 2022 ini, tema yang diangkat pada Harganas masih sama seperti tahun lalu, yakni fokus pada penurunan stunting anak. Maka itu, momen Harganas bisa menjadi ajang sosialisasi kepada keluarga untuk membantu percepatan penurunan stunting.

Bagi Aqiqah Nurul Hayat, perannya selama ini telah nyata berkontribusi dalam penurunan angka stunting di Indonesia. Dengan distribusi daging kambing ke banyak wilayah di Indonesia, diharapkan semakin banyak yang merasakan sejuta kebaikan di balik nikmatnya sajian kambing. Aqiqah Nurul Hayat pun berperan dalam ketersediaan lapangan pekerjaan bagi ribuan karyawan dan mitranya di seluruh Indonesia. Dengan memiliki usaha, keluarga dapat tegak mandiri dengan tergeraknya roda ekonomi.

Selain itu, Yayasan Nurul Hayat sebagai induk usaha ini berkali-kali mengadakan program sosial yang bermanfaat untuk banyak keluarga. Yang paling mentereng di antara banyaknya kegiatan sosial itu adalah Nurul Hayat yang memprakarsai kegiatan tunanetra mengaji dan aqiqah terbanyak dengan peserta tunanetra sebanyak 1200 orang. Kedua program itu akhirnya melahirkan penghargaan MURI bagi Yayasan Nurul Hayat.

Lihatlah, dengan semangat usaha dan kepedulian sosial yang tinggi, dapat dengan jelas terlihat bahwa Aqiqah Nurul Hayat adalah Aqiqah Keluarga Indonesia. Perannya tak hanya bermanfaat bagi keluarga di Indonesia, tapi juga perantau seperti kami yang amat terbantu dengan kehadiran aqiqah online. 

Terima kasih Aqiqah Nurul Hayat!

Sumber artikel:
ttps://konsultasisyariah.com/23725-makna-anak-tergadaikan-dengan-aqiqahnya.html
https://islam.nu.or.id/bahtsul-masail/bolehkah-aqiqah-di-usia-dewasa-UcmV6
https://aqiqahnurulhayat.com/
https://www.aqiqahnurulhayat.com/news/alhamdulillah-dua-rekor-muri-untuk-nurul-hayat
https://tirto.id/tema-hari-keluarga-nasional-29-juni-2022-dan-tujuan-peringatannya-gtrT
 
Olah grafis oleh Zahra Rabbiradlia

18 Comments on Aqiqah Nurul Hayat, Solusi Aqiqah Untuk Keluarga Indonesia di Perantauan

    Farida Pane
    July 22, 2022

    Betul juga. Kalau perantau lebih repot ya ngurus aqiqah. Mending langsung serahkan ke nurul hayat aja tinggal terima beres.

    0
    0
    Jiah
    July 22, 2022

    Karena aku tinggal di kampung, masalah Aqiqah ini seringnya dimasak sendiri, hajatan kaya biasanya aja. Beda ya kalau perantauan. Kayanya memang Aqiqah Nurul Hayat cukup jadi solusi. Catet dulu siapa tahu nanti butuh

    0
    0
    winda - dajourneys.com
    July 22, 2022

    Aqiqah Nurul Hayat ini bisa jadi solusi untuk mereka yang susah nyari domba untuk aqiqah ya mba

    0
    0
    April Hamsa | Mom Blogger
    July 23, 2022

    Saya pun dua anak aqiqahnya pakai jasa aqiqah online tapi diantar ke rumah dalam bentuk kotakan gitu sih buat dibagi2 ke tetangga2 kanan kiri hehe 😀
    Kalau di LN apalagi yang minoritas muslim agak ribet ya motong kambing aqiqah sendiri, memang jasa aqiqah seperti Nurul hayat bisa menjadi solusi ya mbak, gak perlu repot2 lagi 😀
    Eh penasaran dokumentas itu maksudnya dokumentasi saat penyembelihan atau pas syukuran aqiqaahannya itu ya?

    0
    0
    YSalma
    July 23, 2022

    Bener banget, kalau di perantauan kalau mengolah sendiri daging untuk aqiqah bakal ngebayangin ribet duluan.
    Bersyukur banget Aqiqah Nurul Hayat hadir sebagai solusinya. Recommended dari yg sudah menggunakan jasanya juga.

    0
    0
    Uniek Kaswarganti
    July 23, 2022

    Alhamdulillah, meskipun jauh di negeri orang, proses aqiqah di Indonesia tetap bisa dibantu ya oleh penyedia jasa aqiqah seperti Nurul Hayat ini. Insya Allah selalu berkah setelah mengikuti sunnah dari Rasulullah ketika buah hati terlahir.

    0
    0
    Jeanette Agatha
    July 23, 2022

    Jasa Aqiqah Nurul Hayat ini sangat membantu sekali ya mbak. Apa lagi yang lagi tinggal di LN, jadi ga perlu repot dan bingung lagi

    0
    0
    Arda
    July 23, 2022

    Jasa Aqiqah ini sangat membantu orang tua yang akan mengadakan acara ya mbak. Apalagi lihat menu makanan yang disajikan menarik sekali. Aqiqah Nurul Hayat memang jadi solusi banget ya.

    0
    0
    Rizka Edmanda
    July 23, 2022

    Masya Allah semoga sehat selalu Salman dan Mb Zahra memang dengan adanya aqiqah online menjalankan sunnah Aqiqah jadi lebih mudah ya

    0
    0
    Nchie Hanie
    July 23, 2022

    Sekarang tuh mudah, mau aqiqah ada jasanya juga, apalagi buat yg tinggal di Jepang ke Ijah, solusi yg tepat buat yang mau aqiqahan .
    Semoga Aqiqah Nurul Hayat selalu amanah dan sukses

    0
    0

Leave A Comment