Jika ada yang bertanya tentang tempat wisata yang wajib dikunjungi selama di Bandung, Kawah Putih adalah jawabannya. Wanawisata yang terletak pada ketinggian 2.434 mdpl di selatan Bandung ini menawarkan keajaiban alam yang memesona : danau berwarna putih kehijauan yang kontras dengan bebatuan putih yang mengitari danau tersebut. Ada pula pepohonan kering dan tebing batu kapur berwarna kelabu yang ditumbuhi lumut dan berbagai tumbuhan lainnya di sebelah utara danau. Jika biasanya kita akan mendelik ngeri saat mendekati kawah, hal tersebut tidak berlaku pada Kawah Putih ini.

Kawah Putih terbentuk akibat meletusnya Gunung Patuha yang oleh masyarakat Ciwidey dianggap sebagai gunung yang tertua. Konon, Patuha diambil dari nama Pak Tua (sepuh). Oleh sebab itu masyarakat seringkali menyebutnya dengan sebutan Gunung Sepuh. Lebih dari seabad yang lalu, Gunung Patuha dianggap angker oleh masyarakat setempat. Apa pasal?

Siapa sangka bahwa di balik keindahannya, Kawah Putih menyimpan cerita penuh misteri. Konon Kawah Putih adalah tempat berkumpulnya roh para leluhur. Bahkan menurut kuncen Abah Karna, terdapat beberapa makam leluhur di Kawah Putih ini seperti Eyang Jaga Satru, Eyang Rangsa Sadana, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom dan Eyang Cambrong. Masyarakat sekitar sesekali melihat (secara gaib) sekumpulan domba berbulu putih (domba lukutan) yang dipercaya sebagai jelmaan dari para leluhur. Puncak Kapuk, -salah satu puncak Gunung Patuha- dipercaya sebagai tempat rapat para leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jaga Satru.

Legenda Kawah Putih yang diwariskan dari generasi ke generasi membuat tak seorang pun yang berani mendekati kawasan ini. Hingga pada tahun 1837, datanglah seorang Belanda peranakan Jerman bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang meneliti kawasan ini. Penelitian yang berdasar atas sebuah tanda tanya besar : mengapa tempat ini begitu sunyi dan sepi, bahkan tak ada satupun binatang yang melintas di daerah ini? 

Temuan Dr. Franz Wilhelm ini rupanya adalah sebuah harta karun : danau dan pasir putih dengan kandungan belerang yang melimpah. Kemudian didirikanlah pabrik belerang di kawasan Kawah Putih yang pada jaman Belanda bernama Zwavel Ontgining Kawah Putih. Pada jaman Jepang, usaha pabrik ini dilanjutkan dengan pengawasan militer dan namanya diganti menjadi Kawah Putih Kenzanka Yokoya Ciwidey.

Halo!


Kawah Putih itu Instagram-able banget!, begitu kata anak Instagram. Pengunjung diperbolehkan mengambil foto di mana pun selama tempat tersebut aman. Oya kalian juga dapat mengunjungi Hutan Cantigi dan Goa Belanda yang letaknya berada di kawasan Kawah Putih ini.

Ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan selama berkunjung ke Kawah Putih :

  1. Dalam kondisi normal, kunjungan max 15 menit. Dalam kondisi darurat seperti mual, pusing dan tenggorokan kering, segera tinggalkan area kawah.
  2. Jangan terlalu dekat dengan lumpur kawah.
  3. Dilarang membuang sampah dalam bentuk apapun ke kawah.
  4. Awasi putra putri saat berwisata di kawah.
  5. Makan, merokok di area kawah dapat mengganggu kesehatan.
  6. Dilarang corat coret (vandalisme) pada fasilitas yang disediakan.
Meski segala bentuk vandalisme dilarang, tetap saja ada oknum yang melakukannya.

Untuk kalian yang berencana menggunakan kendaraan umum menuju Kawah Putih, berikut informasinya :

  • Dari Terminal Leuwi Panjang naik Bus atau Mini Bus (L300) jurusan Bandung – Ciwidey (berhenti di Terminal Ciwidey).
  • Dari Terminal Ciwidey naik angkutan umum (angkot) jurusan Ciwidey – Situ Patenggang (warna angkot kuning dan minta turun di gerbang kawah putih)
  • Dari gerbang menuju lokasi kawah, kalian bisa menempuhnya dengan berjalan sejauh 5 km (bagi penyuka hiking) atau menggunakan ontang-anting dengan biaya sebesar Rp. 15.000,- PP
Ontang-anting

Biaya masuk ke kawasan Kawah Putih (update Maret 2015) adalah Rp. 18.000,-/orang untuk wisatawan domestik (weekday/weekend) dan Rp. 50.000,-/orang untuk wisatawan mancanegara. Sedangkan untuk prewedding, biaya yang dikenakan sebesar Rp. 500.000,- Kawah Putih ini buka dari pukul 7 pagi hingga 5 sore.

Selain pesona keindahan alam Kawah Putih yang memesona, legenda dan misteri Kawah Putih menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Bahwa wanawisata ini sangat wajib kalian kunjungi selama di Bandung. Jangan lupa untuk membawa jaket, masker dan kamera untuk mengabadikan gambar.

Jadi kapan main-main ke Kawah Putih? 😉

Girls on crater 😮

You might also enjoy:

2 Comments

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *